WCR Bersama Daya Wanita PAM Jaya DKI Jakarta Gelar Edukasi Gizi Cerdas dan Ketahanan Air untuk Cegah Stunting di Jakarta Utara

WCR Indonesia

24 February 2026

Dalam rangka merespons isu krisis air yang berdampak pada ketahanan perempuan dan anak, Women and Children Resilience (WCR) bekerja sama dengan Daya Wanita PAM Jaya DKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan edukasi gizi cerdas dan ketahanan air untuk pencegahan stunting pada 10–11 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di tiga lokasi di wilayah Jakarta Utara, yaitu Samper Timur, Rorotan, dan Penjaringan.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Daya Wanita PAM Jaya. Dalam rangkaian kegiatan disampaikan bahwa pencegahan stunting tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga dan masyarakat. Perempuan dan anak-anak merupakan kelompok yang paling terdampak, sekaligus memiliki peran penting dalam menentukan kualitas generasi masa depan.

Pada kesempatan yang sama, Margaretha Hanita selaku Direktur WCR turut menyampaikan materi mengenai keterkaitan antara ketahanan air dan kesehatan ibu serta anak. Disampaikan bahwa perempuan, khususnya ibu, memiliki peran sentral dalam menjaga kualitas kesehatan keluarga, mulai dari memastikan kebersihan makanan hingga sanitasi rumah tangga.

Kualitas sumber daya manusia menjadi indikator penting dalam pembangunan kota. Akses terhadap air bersih yang aman dan berkelanjutan merupakan salah satu faktor penentu kualitas hidup, terutama bagi ibu dan anak. Ketika akses air bersih terpenuhi, praktik hidup bersih dan sehat dapat berjalan lebih optimal sehingga mendukung tumbuh kembang anak dan menurunkan risiko stunting.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidangnya, antara lain Dr. Margaretha Hanita, M.Si., Prof. Suswandari, M.Pd., Mohammad Furqan, S.K.M., M.K.M., serta Dr. Ahmad Faridi, S.P., M.K.M. Para narasumber memberikan pemaparan mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang sejak masa kehamilan, pemberian ASI eksklusif, serta penerapan pola makan sehat bagi balita sebagai langkah utama pencegahan stunting.

Dalam kegiatan ini juga ditekankan bahwa keterbatasan akses air bersih dapat meningkatkan risiko penyakit infeksi, seperti diare dan cacingan, yang pada akhirnya menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak. Oleh karena itu, peran Daya Wanita PAM Jaya menjadi sangat penting dalam mendukung penyediaan dan distribusi air bersih yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan, khususnya di wilayah padat penduduk seperti Jakarta Utara.

Selain isu gizi dan air bersih, kegiatan ini turut mengangkat tema ketahanan perempuan, orang muda, dan anak-anak (women, youth, and children resilience). Perempuan didorong sebagai pengelola utama kesehatan keluarga, pemuda sebagai agen edukasi di lingkungannya, serta anak-anak sebagai kelompok yang berhak tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan aman.

Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya sesi diskusi di setiap lokasi kegiatan. Melalui sinergi antara WCR dalam memberikan edukasi gizi dan Daya Wanita PAM Jaya dalam penguatan ketahanan air, diharapkan upaya pencegahan stunting dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Kolaborasi antara WCR dan Daya Wanita PAM Jaya ini menjadi wujud komitmen bersama bahwa membangun ketahanan keluarga tidak hanya berbicara tentang pangan dan gizi, tetapi juga tentang akses air bersih sebagai kebutuhan dasar. Dengan dukungan berbagai pihak, diharapkan terwujud generasi Jakarta yang lebih sehat, tangguh, dan siap menghadapi tantangan masa depan.


WCR bekerjasama dengan Daya Wanita PAM Jaya DKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan sosialisasi ketahanan air dan pencegahan stunting pada 10-11 Februari 2026


Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Daya Wanita PAM Jaya, Ibu Lya Arief Nasrudin


Dr. Margaretha Hanita, S.H., M.Si., sebagai Direktur WCR turut menyampaikan sambutan tentang keterkaitan antara ketahanan air dan kesehatan ibu serta anak



Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya sesi diskusi di setiap lokasi kegiatan